Rxn.com (Pekanbaru) — Indonesia Youth Epicentrum (IYE) Provinsi Riau menyampaikan kekecewaan atas tidak adanya tanggapan yang memadai dari Ketua DPRD Kota Pekanbaru terkait agenda audiensi yang diajukan IYE mengenai isu Pembangunan Berkelanjutan Ramah Lingkungan.
Sebagai organisasi kepemudaan yang fokus pada isu pembangunan hijau, IYE Riau menilai bahwa forum audiensi tersebut merupakan ruang penting bagi generasi muda untuk menyampaikan rekomendasi dan kekwatiran mereka mengenai arah pembangunan kota. Namun, hingga saat ini, komunikasi resmi yang diharapkan belum terwujud.
Ketua Umum IYE Provinsi Riau, Vivaldi Emri Nobel, menyatakan bahwa minimnya respons dari Ketua DPRD Pekanbaru menimbulkan kesan bahwa isu lingkungan dan partisipasi pemuda belum menjadi prioritas utama lembaga Legislatif daerah.
“Kami Kecewa Melihat pimpinan DPRD Kota Pekanbaru Minim dalam menanggapi Audiensi Resmi dan kami menduga Ketua DPRD Kota Pekanbaru tidak serius menjalankan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat sehingga tidak berani membuka ruang dialog yang sehat bersama anak muda. Pembangunan berkelanjutan bukan hanya isu teknis, tetapi masa depan kota ini. Ketika aspirasi pemuda tidak direspons, itu menunjukkan betapa jauh jarak antara pembuat kebijakan dan publik yang mereka wakili,” ungkap Vivaldi saat beri sambutan, acara Seminar IYE pada Sabtu (29/11/2025) di Balai Serindit Pekanbaru.
IYE Riau menegaskan bahwa mereka tidak hanya membawa kritik, tetapi juga membawa kajian, dan rekomendasi konkret terkait tata ruang hijau, mitigasi banjir, hingga inisiatif pengurangan emisi di wilayah Pekanbaru.
Organisasi ini juga menekankan bahwa transparansi dan keberanian lembaga publik untuk berdialog adalah fondasi penting dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami berharap Ketua DPRD Pekanbaru menunjukkan kepemimpinan dengan membuka pintu untuk berdiskusi. Kota ini membutuhkan keputusan-keputusan berani, bukan diam. Generasi muda siap berkolaborasi, asal kami diberi ruang,” tegas Vivaldi Ketua IYE Riau.
IYE Provinsi Riau akan terus mendorong pemerintah daerah agar memastikan pembangunan Pekanbaru berjalan sesuai prinsip keberlanjutan dan melibatkan seluruh elemen masyarakat, khususnya pemuda sebagai generasi penerus.
Lewat sambungan whatshap Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid, di no 0812756XXXXX, awak media mengkonfirmasi hal ini, dan mendapat jawaban dengan tulisan, "Belum tau, belum ada ngontak kayaknya", tulis Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid via whatshapnya pada Minggu malam (30/11/2025).(Tim)