Khotmil Qur'an, CEO Sekolah Tahfizh Al Fatih Islam Terpadu: Alqur'an Benteng Kehidupan

Rcn.com (Pekanbaru ) - Sekolah Tahfizh Al Fatih Islam Terpadu adalah salah satu satuan pendidikan di Kota Pekanbaru, yang menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar setingkat TK, SDIT, SMPIT, SMAIT dan SMK.

CEO Sekolah Tahfizh Al Fatih Islam Terpadu, ustad Anthon Yuliandri, kepada awak media menyampaikan bahwa hari ini, Sekolah Menegah Pertama (SMP) Tahfizh Al Fatih Islam Terpadu, menggelar Khotmil Qur'an.

"Seyogyannya pada Khotmil Qur'an kali ini, akan dihadiri langsung oleh Pak Wali Kota Agung Nugroho, karena beliau berhalangan digantikan oleh PLT Kadisdikdik Kota Pekanbaru Pak Tommy", terang Ustad Anthon saat makan siang bersama di lantai 6 Gedung Sekolah Tahfizh Al Fatih Islam Terpadu Jalan Rasamala Pekanbaru, Kamis (16/04/2026).

Ia menyampaikan bahwa anak didiknya yang ikut Khotmil Qur'an berjumlah 12 orang .

"Siswa siswi setingkat SMP yang ikut Khotmil Qur'an berjumlah 12 orang, Siswa Siswi ini diuji untuk hafal Alqur'an 30 juz, adapun tujuan Khotmil Qur'an adalah agar siswa kami hafal Qur'an dan bisa mempertahankannya, jadi Khotmil Qur'an adalah kegiatan merayakan atas tercapainya hafalan 30 juz tersebut, dalam satu tahun digelar 2 kali Khotmil Qur'an, insya allah hafalan dan penghayatannya akan menjadi benteng yang kokoh dan kuat untuk menjalani kehidupan sekarang dan kedepannya bagi siswa kami", jelasnya

Untuk kita ketahui bersama musuh yang terbesar bagi generasi kita atau anak anak penghafal Alqur'an hanya handphone.

"Kami berharap ada 3 orang yang sangat berperan serius bagi mereka untuk tetap dapat mempertahankan hafalannya, pertama dirinya sendiri, kedua sekolah dan yang ketiga orang tua, peran tiga orang inilah yang akan diharapkan sekali untuk memotivasi anak agar anak dapat menjaga hafalannya, walaupun kedepan dia jadi ahli nuklir tapi ahli yang tahfizh, ahli perminyakan tapi juga ahli tahfizh, jadi apapun profesinya nanti mereka tetap seorang tahfizh", tambahnya.

Sekolah Tahfizh Al Fatih Islam Terpadu, akan mencetak orang orang yang tahfizh, sesuuai program Wali Kota Pekanbaru yakni 10.000 penghafal Alqur'an.

"Sekolah kita 6 jam tiap harinya belajar Alqur'an, jika mereka boarding dengan waktu 24 jam, seperempatnya mereka belajar Alqur'an dan sisanya barulah belajar yang lainnya dan inilah yang membedakan kurikulum kita dengan sekolah lainnya, selaras dengan target pak Agung Nugroho untuk mencetak 10.000 penghafal AlQur'an selama 5 tahun beliau menjabat", tutup Ustad Anthon disela sela makan bersama.

Diakhir wawancara ia menyampaikan terimakasih setinggi tingginya kepada Pemko Pekanbaru, Bapak Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Bapak Wawako Markarius dan Plt Kadisdik Pekanbaru Bapak Syafrian Tommy.

Tampak hadir Plt Kadisdik Pekanbaru Bapak Syafrian Tommy, Pengawas, Majelis Guru, Mitra kerja dan Siswa Siswi SMP Tahfizh Al Fatih Islam Terpadu, (Gln)
 


Baca Juga