Gelar Seminar, Indonesia Youth Epicentrum Ajak Semua pihak Peduli Lingkungan

Sabtu, 29 November 2025

Undangan dan peserta fhoto bersama

Rcn.com (Pekanbaru) - Indonesia Youth Epicentrum, Provinsi Riau gelar Seminar bertema “Bangunan Berkelanjutan Ramah Lingkungan”.Seminar sukses diselenggarakan di Gedung Kedaerahan Balai Serindit Jalan Diponegoro Pekanbaru, pada Sabtu (29/11/2025).

Seminar yang bertujuan untuk mendorong pembangunan infrastruktur modern yang tidak mengorbankan ekosistem, sejalan dengan arah pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, ada Plt DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia, turut hadir memberikan dukungan terhadap upaya percepatan pembangunan ramah lingkungan.

Sementara itu, Kepolisian Daerah Riau diwakili oleh Kombespol Anissullah M. Ridha, SH., S.I.K., MH, yang menegaskan komitmen kepolisian dalam mendukung kebijakan lingkungan hidup.

PLT Gubernur Riau SF Hariyanto, yang diwakili oleh Plt DLHK Provinsi Riau, Bapak M. Job Kurniawan, AP., M.Si, yang dalam sambutannya menyatakan, "masih sangat sedikit pihak yang benar-benar memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Oleh karena itu, kami sangat menghargai setiap masukan terkait regulasi dan peraturan pembangunan yang wajib mempertimbangkan aspek AMDAL.
Harapan kami, perhatian terhadap lingkungan tidak hanya berhenti pada penilaian dampak bangunan semata, tetapi juga menyentuh seluruh aspek yang berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan (sustainable development).
Lingkungan bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah. Ia adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, serta mahasiswa yang harus dijalankan dengan kesadaran kolektif dan komitmen yang berkelanjutan", jelas Job Kurniawan dihadapan undangan, sekaligus membuka dengan resmi acara seminar.

Seminar yang dipimpin oleh moderator Siti Amelia Santika, dengan beberapa narasumber yang hadir dalam seminar ini diantaranya :
Dr. Prayoto, S.Hut., M.T (DLHK Provinsi Riau) yang memaparkan konsep teknis pembangunan hijau berbasis ekosistem.

Johny Setiawan Mundung, S.P., M.Ling (Aktivis Lingkungan) yang menyoroti pentingnya partisipasi publik dalam pengawasan Lingkungan.

Dr. Muthia Anggraini, S.T., M.T yang mengulas inovasi teknologi konstruksi ramah lingkungan untuk masa depan kota-kota di Indonesia.

Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan semakin banyak pihak yang memahami urgensi pembangunan berkelanjutan serta siap berkontribusi dalam menciptakan lingkungan hidup yang sehat dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Vivaldi Emri Nobel Ketua Umum Indonesia Youth Epicentrum Provinsi Riau pada kata sambutannya memberikan pernyataan.

"Kami menyambut baik terselenggaranya Seminar Bangunan Berkelanjutan Ramah Lingkungan ini. Kegiatan ini penting untuk memastikan bahwa pembangunan modern di Riau tetap menjaga kelestarian lingkungan. Kehadiran para ahli, pemerintah, dan pegiat lingkungan membuktikan bahwa isu keberlanjutan adalah tanggung jawab bersama." Ujar Vivaldi Emri Nobel dengan semangat.

Masukan untuk Pemerintah
"Kami mendorong pemerintah untuk memperkuat pengawasan terhadap proyek pembangunan agar benar-benar sesuai prinsip ramah lingkungan. Generasi muda siap terlibat, dan kami berharap pemerintah membuka ruang kolaborasi lebih luas dengan komunitas kepemudaan serta akademisi. Dengan kerja sama yang kuat, Riau dapat maju tanpa mengorbankan ekosistemnya."

Lalu Reza wahyu rivando yang pada kegiatan ini sebagai ketua pelaksana turut memberikan ucapan terima kasih dan pernyataan.

‘’Dalam pelaksanaan kegiatan ini, saya, Reza Wahyu Rivando ingin menegaskan bahwa upaya yang kami lakukan bukan sekadar agenda teknis, bukan pula sekadar kewajiban institusional. Kegiatan ini adalah ikhtiar bersama untuk menyelamatkan kehidupan di masa depan sekaligus memenuhi kebutuhan hari ini—agar pembangunan tidak menjadi ancaman bagi tanah tempat kita berpijak", ucap Eza panggilannya sehari hari.

Selanjutnya Eza menambahkan, "Saya berharap semua pihak membuka mata dan mengambil peran. Dan saya mendesak pemerintah serta penegak hukum untuk lebih tegas terhadap siapa pun yang merusak atau mengabaikan lingkungan. Setiap langkah hari ini menentukan kualitas hidup generasi mendatang.Sebagai penutup, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi. Setiap langkah hari ini adalah investasi bagi kehidupan generasi mendatang", tutupnya.