
Rcn.com (Pekanbaru) – MTsN 1 Kota Pekanbaru terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan daya saing peserta didik melalui program pengembangan kompetensi bahasa asing. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan English Camp bagi siswa kelas Bilingual yang resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, di Masjid Miftahul Ulum MTsN 1 Kota Pekanbaru, Senin (26/10/2026).

Kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk lebih berani, percaya diri, dan terampil berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Melalui pendekatan pembelajaran yang komunikatif dan praktik langsung, siswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berbahasa sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan pendidikan pada jenjang berikutnya.
Pembukaan English Camp ditandai dengan pemasangan tanda peserta dan penyematan pin secara simbolis kepada perwakilan siswa oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau. Suasana kegiatan semakin semarak dengan penampilan siswa melalui, speech performance, storytelling, dan conversation yang memperlihatkan keberanian mereka dalam menggunakan bahasa Inggris di hadapan para undangan.
Kepala MTsN 1 Kota Pekanbaru, Agus Salim Tanjung, menyampaikan bahwa program kelas Bilingual menjadi salah satu upaya madrasah dalam membangun kebiasaan berbahasa Inggris sejak dini. Menurutnya, penguasaan bahasa asing tidak hanya menjadi bekal akademik, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi peserta didik untuk melanjutkan pendidikan dan berkompetisi di masa depan.
“Melalui program seperti English Camp, kita ingin anak-anak tidak hanya memahami bahasa Inggris secara teori, tetapi juga terbiasa menggunakannya dalam komunikasi sehari-hari. Keberanian untuk berbicara harus terus dibangun agar mereka memiliki kepercayaan diri, mampu mengembangkan potensi, dan siap menghadapi persaingan di jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ungkap Agus Salim Tanjung.
Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Ketua Komite MTsN 1 Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi. Ia menilai penguatan kemampuan bahasa asing merupakan investasi pendidikan yang penting bagi masa depan peserta didik. Menurutnya, keberhasilan program madrasah akan semakin optimal apabila didukung oleh sinergi antara pihak madrasah, komite, dan orang tua.
“Komite madrasah mendukung penuh program-program inovatif yang memberikan nilai tambah bagi peserta didik. Kami berharap *English Camp* menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengenali potensi diri, berani mencoba, dan terus meningkatkan kemampuan mereka. Dukungan orang tua dan madrasah perlu berjalan beriringan agar setiap kesempatan belajar dapat memberikan dampak nyata bagi masa depan siswa,” ujar Masykur Tarmizi.
Kegiatan ini turut dihadiri Plt. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Rahmad Suhadi, jajaran pimpinan dan wakil kepala MTsN 1 Kota Pekanbaru, koordinator kelas Bilingual, serta tim pemateri dari lembaga Translate Express.
Melalui English Camp, MTsN 1 Kota Pekanbaru berharap peserta didik tidak hanya mengalami peningkatan keterampilan berbahasa Inggris, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, komunikatif, dan berdaya saing. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan pembentukan karakter dan nilai-nilai keislaman.