Curah Hujan Tinggi Picu Banjir, Pemko Dumai Upayakan Rekonstruksi Jembatan Perpat Jaya Pelintung yang Rusak Tergerus Air

Jembatan Perpat Jaya mengalami kerusakan serius hingga mengancam putusnya akses transportasi masyarakat setempat

Rcn.com (Dumai) - Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Dumai sejak beberapa waktu terakhir mengakibatkan banjir di sejumlah kawasan. Salah satu dampak paling signifikan dilaporkan terjadi di Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, di mana infrastruktur vital berupa Jembatan Perpat Jaya mengalami kerusakan serius hingga mengancam putusnya akses transportasi masyarakat setempat, Rabu (11/6/2025).

Lonjakan debit air yang mengalir sangat deras tidak hanya menggenangi kawasan sekitar, tetapi juga mengikis kuat bagian pondasi bawah jembatan. Akibat pengikisan (terban) tersebut, struktur utama Jembatan Perpat Jaya mengalami penurunan drastis dan memicu retakan besar pada konstruksinya.

Kondisi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan melumpuhkan aktivitas ekonomi serta mobilitas harian warga yang bergantung pada jembatan tersebut.

Merespons situasi darurat ini, Pemerintah Kota Dumai melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama instansi teknis terkait langsung bergerak cepat melakukan peninjauan dan asesmen langsung di lokasi kejadian pada hari yang sama.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Dumai, Irawan Sukma, yang memimpin langsung peninjauan di lapangan, menegaskan bahwa kondisi Jembatan Perpat Jaya memerlukan penanganan khusus dan cepat karena posisinya sebagai jalur krusial masyarakat.

"Curah hujan yang sangat tinggi hari ini memicu arus air yang luar biasa deras, sehingga menggerus pondasi utama Jembatan Perpat Jaya di Kelurahan Pelintung.Berdasarkan hasil asesmen cepat kami bersama tim teknis di lapangan, jembatan ini mengalami penurunan struktur dan keretakan yang sangat berisiko jika terus dilalui," ujar Irawan Sukma di lokasi kejadian, Rabu (11/6/2025).

Lebih lanjut, Irawan Sukma, menyatakan bahwa Pemko Dumai akan segera mengambil langkah pemulihan jangka panjang agar aktivitas warga tidak terganggu lebih lama.

"Infrastruktur ini adalah urat nadi vital masyarakat setempat. Oleh karena itu, kami telah menetapkan bahwa kebutuhan mendesak saat ini adalah rekonstruksi total jembatan sebagai langkah pemulihan permanen. Kami akan segera berkoordinasi dengan dinas teknis terkait agar realisasi perbaikan bisa dipercepat demi keselamatan warga," pungkasnya.

Untuk sementara waktu, Pemko Dumai mengimbau kepada masyarakat sekitar dan pengguna jalan untuk mencari rute alternatif yang lebih aman serta tetap 
meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi diprediksi masih berpotensi terjadi di wilayah Kota Dumai.(Yola)


[Ikuti RiauCrimeNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar