Respons Dampak Rob di Bantaran Sungai Jembatan Ombak-Tegalega, Pemko Dumai Matangkan Rencana Perbaikan Turap Segmen 3
Rcn.com (Dumai) - Fenomena pasang rob yang rutin melanda Kota Dumai merusak struktur turap pengaman di sepanjang bantaran sungai area Segmen 3, tepatnya mulai dari Jembatan Ombak hingga Jembatan Tegalega, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota.

Tekanan pasang rob secara terus-menerus telah mengikis fondasi pembatas sungai, hingga memicu terjadinya longsoran tanah di beberapa titik krusial.Kondisi ini menjadi ancaman bagi serta stabilitas infrastruktur publik dan pemukiman warga yang berada tepat di sepanjang bantaran sungai tersebut.
Merespons ancaman tersebut, Pemerintah Kota Dumai bergerak cepat. Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama dinas teknis terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan kaji cepat dan memetakan area terdampak yang memerlukan penanganan darurat.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Dumai, Wahyu Wicaksono, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa langkah mitigasi jangka panjang sedang diprioritaskan demi melindungi kawasan permukiman masyarakat.
"Kondisi abrasi di bantaran Sungai ini sudah masuk dalam kategori rawan dan mengancam keselamatan warga serta fasilitas umum di sekitarnya.Berdasarkan hasil kaji cepat di lapangan bersama dinas teknis, kami merekomendasikan
rekonstruksi turap pengaman bantaran sungai yang lebih kokoh di sepanjang Segmen 3 ini, mulai dari Jembatan Ombak sampai Jembatan Tegalega. Langkah ini sangat mendesak untuk mencegah kerusakan meluas dan menahan laju longsoran akibat pasang rob berikutnya. Kami meminta masyarakat yang beraktivitas di sekitar bantaran sungai dan jembatan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan," ujar Wahyu Wicaksono, Rabu (25/2/2026).
Pemerintah Kota Dumai saat ini sedang menyelaraskan perencanaan teknis dan anggaran agar proyek rekonstruksi turap pengaman di Kelurahan Rimba Sekampung ini dapat segera dilaksanakan. Sembari menunggu proses fisik dimulai, pemantauan berkala terhadap debit air dan pergerakan tanah di lokasi terdampak terus diperketat.(Yola)


Tulis Komentar