Bagaimana Terjadinya Suara Golkar di Rohil Melonjak Pemilu 2024

RCN.com ( ROHIL) - Terjadinya perubahan angka yang signifikan suara Partai Golkar  kini terpantau duduk di posisi teratas dengan perolehan suara terbanyak di Pemilu 2024 Kabupaten Rokan Hilir.

Berdasarkan data perhitungan internal dengan progres 70 persen, Partai GOLKAR masih unggul dibandingkan partai lain sebut Kepala BSN (Badan Saksi nasional) Partai GOLKAR Rohil ANDI Pramurianto, ST.

"Dari kalkulasi sementara penghitungan data C1 dari saksi Partai GOLKAR masih unggul, dan untuk data yang diumumkan secara resmi dari KPU  kita masih menunggu Pleno yang masih dalam proses rekapitulasi di 18 Kecamatan Kabupaten Rokan hilir," Jelas Andi.

Menurut Kepala BSN PG Rohil terjadinya lonjakan suara Partai GOLKAR di Rohil ada beberapa faktor.

Pertama, efek positif yang menjadi Kapten dari tokoh pemimpin Partai GOLKAR di Rokan Hilir terhadàp Partai yang di Nahkodai Afrizal Sintong, SIP, MSi membawa perubahan atas kemenangan suara GOLKAR Pemilu 2024 itu terjadi.

Kedua,  menempatkan Caleg yang berpotensi sangat besar kemungkinan memiliki massa pendukung untuk duduk di Kursi Dewan.

Ketiga, dari pencalonan paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang diusung Golkar pada Pilpres 2024.

"Ini harus diakui bahwa coattail effect Prabowo itu juga berpengaruh terhadap Golkar," Ungkap Andi.

Ke empat, Andi menyoroti strategi Golkar yang menyasar kaum muda. Diketahui, jumlah pemilih usia muda mendominasi pada pesta demokrasi kali ini. Menurut Andi, yang menjadi ujung tombaknya adalah seperti Caleg pemula Nalladia Ayu Rokan yang Familiyar di kaum Millenial, dr. Maharani MM Calleg DPR RI yang aktif berkontribusi diberbagai kegiatan sosial dan berbagai event.

"Itulah yang kemudian menyasar beberapa potensi-potensi yang dimiliki oleh anak muda, misalnya event-event olahraga yang di Promotori oleh dr. Maharani,"  jelas Andi Pramurianto ST. Kepala BSNPG Rohil.

Selain itu, incumbent dan mantan Kades/Penghulu juga membawa pengaruh besar terhadap suara Golkar lantaran mempertahankan basis kemenangan sebelumnya dan masih solidnya pendukung dari Incumbent itu sendiri.  Ditambah, Golkar yang juga disebut mulai memunculkan kader muda. Hal itu, kata Andi, turut memberikan efek positif terhadap suara Golkar. (Alpin)


[Ikuti RiauCrimeNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar