Untuk Pembangunan Infrastruktur Di Kabupaten Rokan Hilir

Bupati H. Suyatno Memprioritaskan 10 Program Pembangunan Infrastruktur

Rokan Hilir - Bupati Kabupaten Rokan Hilir H. Suyatno, AMP akan terus berupaya mewujudkan visi dan misi yaitu Terwujudnya Rohil Sebagai Kawasan Industri, Guna Menuju Masyarakat Madani dan Mandiri yang Sejahtera.

Visi pembangunan tersebut harus dapat diukur untuk mengetahui tingkat kemajuan dan kesejahteraan yang ingin dicapai tahun 2016 hingga 2021 mendatang.

Dalam berbagai kesempatan, Bupati Suyatno menjelaskan, ada 10 program prioritas pembangunan daerah dalam lima tahun kedepan, antara lain: 

1. Pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan pelabuhan, energi listrik, kesedian air bersih, sanitasi lingkungan serta transportasi,

2. Pembangunan pendidikan.

3. Pengembangan kawasan industri terpadu dan iklim investasi daerah, 

4. Reformasi birokrasi.

5. Peningkatan dan pengembangan prasarana wilayah,

6. Penataan dan lingkungan hidup.

7. Pengembangan kawasan agropolitan, minapolitan dan teknologi, 

8. Penanggulangan kemiskinan dan kesejahteraan sosial melalui perluasan kesempatan kerja dan pembangunan kemandirian desa. 

9. Pembangunan dan pengembangan pertanian, perikanan, perkebunan dan perternakan. 

10. Pengembangan kawasan wisata.

Mengingat kondisi alam Kabupaten Rohil yang unik dengan bentangan alam yang landai, lahan gambut serta memiliki banyak pulau-pulau kecil, maka pembangunan infrastruktur jalan harus ada keterpaduan antara penambahan ruas jalan dengan jumlah jembatan serta pelabuhan.

"Ini (Infrastruktur) adalah wujud dari interkoneksi antara sarana transportasi darat dan transportasi air,” kata Bupati Suyatno.

Menurutnya, penambahan ruas jalan mutlak dibangun untuk membuka keterisoliran daerah serta sarana penghubung antara daerah, baik sebagai sarana mobilitasi orang maupun mobilisasi barang dalam aktivitas sosial ekonomi.

"Dengan membaiknya fasilitas infrastruktur khususnya jalan, jembatan, pelabuhan, maka diharapkan cost transportasi dalam aktivitas ekonomi masyarakat dapat ditekan melalui pemeratan pembangunan antara satu kawasan dengan kawasan lainnya," ujarnya.

Dikatakan Suyatno, selain peningkatan kuantitatif juga akan diprioritaskan peningkatan kualitatif, meliputi pemeliharaan peningkatan status jalan dan jembatan untuk menjamin terselenggaranya program.

"Pembangunan ini kedepan akan diterapkan satu sistem informasi jalan yang berbasis geografis untuk masyarakat sebagai sarana dalam berperan aktif menginformasikan kondisi jalan kepada Pemerintah Rokan Hilir," ujarnya.

Disamping itu, kemajuan suatu daerah juga dapat diukur dari kemampuan daya saing. Berdaya saing disini adalah bahwa Kabupaten Rohil menjadi kabupaten yang diperhitungkan di Provinsi Riau, baik dari segi kualitas pemerintahan, tingkat kesejahteraan, pemerataan, pelayanan, infrastruktur, pendidikan dan kesehatan serta kawasan Industrinya.

Selanjutnya, untuk mewujudkan cita-cita sesuai dengan visi, maka misi pembangunan daerah Kabupaten Rohil adalah memperkuat ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Melanjutkan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat, memajukan sektor pertanian, industri dan jasa. Kemudian, memperkuat sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan meningkatkan kesehatan masayarakat.

Selain itu, mewujudkan pemerintahan yang handal, bersih dan berwibawa serta memantapkan pembangunan masyarakat yang berbudaya melayu berlandaskan iman dan taqwa.

Prioritas Pembangunan di Segala Sektor

Pada tahun 2019 ini, Pemkab Rohil merencanakan beberapa program pokok dan strategis, antara lain, melanjutkan program pengentasan kemiskinan melalui program perkebunan rakyat, terutama pada kantong-kantong kemiskinan.

Membangun rumah layak huni (RLH), berobat gratis, sertifikasi lahan penduduk miskin, mencetak lahan sawah baru, melakukan pembinaan usaha budidaya perikanan serta memberikan bantuan bea siswa bagi siswa yang kurang mampu dan berprestasi.

Sementara di bidang pembangunan infrastruktur, meliputi lanjutan pembangunan pusat perkantoran Rokan Hilir yang telah dimulai sejak tahun 2010. Sedangkan pembangunan, peningkatan dan pemeliharaan jaringan jalan, pada tahun 2019 terus dilanjutkan.

Terutama pembangunan jalan pada daerah-daerah yang masih terisolir. Untuk tahun 2019 Pemkab Rohil akan fokus untuk membuka ketelisoliran di Kepenghuluan Air Hitam, Kecamatan Pujud dan kecamatan lainnya.

Semua jalan yang akan dibangun akan menggunakan sistem rigid. Khusus untuk pembangunan jalan lintas pesisir, untuk ruas jalan Panipahan-Teluk Piyai, Teluk Piyai-Pedamaran, Pedamaran.

Sedangkan untuk jalan di Bagansiapiapi telah ditangani dan dianggarkan oleh pemerintah Provinsi Riau melalui APBD Provinsi Riau dan diharapkan pada tahun 2019 dianggarkan oleh Pemerintah Provinsi Riau dengan alokasi anggaran yang lebih besar lagi. Karena diharapkan, dengan selesainya pembangunan ruas lintas jalan pesisir ini akan segera berfungsi. {advertorial}


[Ikuti RiauCrimeNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar