Hingga Agustus 2023, Realisasi PBB di Rohil Capai Rp. 4,4 Miliar

Realisasi Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Rokan Hilir, hingga Agustus 2023 lebih kurang sebesar Rp.4,4 miliar. Hal itu masih jauh dari target sebesar Rp.16 miliar.

“Ya, untuk setakat ini realisasi PBB-P2 masih berkisar Rp.4 miliar lebih. Oleh karena itu, dengan potensi lahan yang sangat luas kita akan melakukan pemutakhiran data guna mencapai target PAD dari sektor PBB-P2,” kata Kepala Bapenda Kabupaten Rokan Hilir, Cicik Mawardi Athar, AP. M.Si dalam jumpa Pers dikantin Bapenda Rohil, Rabu (9/8/2023).

Ia menguraikan, bahwa tingkat kesadaran masyarakat selaku wajib pajak masih kurang. Maka salah cara efektif Bapenda melakukan pemutakhiran data secara menyeluruh baik ke perumahan dan lahan perkebunan.

Kalau dilihat secara keseluruhan data dari pihak RT hingga Kepenghuluan yang masuk belum signifikan. Maka dari itu semua perlu kerjasama yang baik dari masyarakat maupun pihak perusahaan.

Jika wajib pajak bisa membantu mengirimkan data dalam waktu tiga bulan ini. Inshaa Allah target PAD dari sektor PBB-P2 tercapai.Saya mohon kesadaran wajib pajak dapat mendaftarkan PBB secara maksimal. Apalagi Bapenda jauh-jauh hari telah melakukan kerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) untuk memaksimalkan pemutakhiran data PBB,” kata Cicik seraya berharap.

Sementara itu, Kepala PMD Yandra, SE, selalu siap bekerjasama dengan Bapenda Rohil guna meningkatkan sumber PAD dari sektor PBB-P2. Oleh karena itu, diingatkan kepada perangkat Kepenghuluan (Desa) kiranya dapat semaksimal mungkin dalam melakukan pendataan PBB-P2 ini.

“Jika satu sama lain dapat bekerjasama dalam pemutakhiran data PBB ini secara menyeluruh. Barang tentu target meningkatkan PAD dari sektor PBB-P2 di Rohil terwujud,” kata Yandra mengakhiri.

 


[Ikuti RiauCrimeNews.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar